Apa
kabar kamu? Ya kamu yang disana. Yang masih suka bermain main dengan perasaan
seseorang. Sudah berapa hati yang kamu sakiti? Semoga hanya satu, dan itu aku.
Ya semoga.
Aku
merindukanmu. Apa kau tidak merindukanku? Pasti tidak, sudah berapa lama kita
tidak bertemu? Sudah berapa hari, bulan, tahun aku merasakan hidup tanpamu?
Kamu
udah bisa ya hidup tanpa aku? Kok aku belum ya? Tapi aku masih terus berusaha
kok J
Tanpamu
mungkin tidak sesulit ayng aku bayangkan. Mungkin.
Hmm,
sebelum ini aku sudah berjanji untuk tidak membicarakanmu lagi, tapi ternyata
aku masih belum sanggup untuk tidak membicarakanmu. Maaf. Aku belum sanggup.
Aku terlalu sibuk memikirkanmu tanpa memikirkan diriku sendiri.
Hey,
tapi akhir-akhir ini aku sudah banyak memiliki teman dekat. Kamu mungkin
mengenalnya. Dia baik, tampan, tak jauh sepertimu. He is like you. Namanya
denny. Dia anak kuliahan. Perlahan aku bisa merasakan sayang padanya, tapi aku
tidak tahu apakah dia merasakan hal yang sama denganku. Aku hanya takut dia
memberiku harapan palsu. Walau sebenarnya dia juga tahu kalau aku masih belum
bisa melupakanmu.
Entahlah,
aku tak pernah mau serius lagi setelah apa yang aku lalui bersamamu. Ini bukan
karenamu tapi karena apa yang telah menimpaku sungguh tragis bagiku. Karena
pribadi tiap orang itu berbeda beda. Aku masih mencintaimu dilubuk hatiku yang
paling dalam.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar