29 November 2013
SELAMAT ULANG TAHUN KAMU.
HAPPY BIRTHDAY KAMU.
HAPPY SWEET 17th BIRTHDAY KAMU.
AKU SAYANG KAMU.
WISH YOU ALL THE BEST MY FUCKING BELOVED.
GOD BLESS YOU.
Ya.. tepat hari ini, tanggal ini, usia udah genap 17th..
tepat satu tahun yang lalu juga kamu putusin aku di tahun lalu..
tapi aku masih menyayangimu sampai detik ini..
sekarang kamu sudah dewasa..
udah bisa jauh lebih baik dari sebelumnya..
udah bisa banggain orang tua..
jangan nakal lagi..
kasian mama sama papa..
be a good man for any people in your life..
banyak yang sayang sama kamu..
banyak yang care sama kamu..
jangan pernah kamu sia siain mereka..
bahagialah karena aku juga bahagia melihatmu bahagia..
aku gabisa ngasih kamu kado kado lagi kayak tahun tahun yang lalu..
aku gabisa lagi berhubungan dengan mu kayak dulu dulu..
kita udah beda..
kita udah bener bener jauh..
tapi perasaanku ke kamu ga pernah beda..
semua cerita indah kita terukir dibawah sini..
di blog ini..
di hati ini..
di fikiran ini..
mungkin ini bukan hadiah terindah di 17th-mu..
namun aku hanya ingin kamu mengingatnya walau hanya sepintas..
ya?
buka cerita yang telah kutulis dulu untukmu..
di lembar buram yang kujahit dengan pita cokelat..
dengan cover karikatur aku dan kamu..
dengan judul "aku dan kamu"
mungkin kamu bosan, mungkin kamu jeuh dengan semua keluhku di dalamnya..
tapi aku yakin kamu akan tertawa kecil saat sadar itu semua tinggal kenangan..
sekali lagi happy birthday ya kamu..
aku sayang kamu, my Fucking Beloved, Nur Andi Prisdiansyah..
Kamis, 28 November 2013
Malam Kemarin ...
Mungkin mereka temanmu. Namun apa salah bagiku, jika aku juga ingin bermain
dengan mereka? Aku mengenal mereka karenamu. Apa salah?
Semalam kita berpapasan di jalan itu. aku sedang bersama mereka dan kulihat
jelas kemarahan diwajahmu. kenapa? kenapa kau tunjukkan wajah itu? bukakah kita
sudah tidak bersama lagi? kamu yang memilih jalan ini. ini hidupku. kenapa kamu
permainkan perasaanku? kenapa? jawab? aku butuh kejelasanmu! aku butuh!
jika kamu menginginkan wanita lain aku sudah rela. benar-benar rela, tapi
kenapa bayangmu masih membuntuti ku? aku memikirkan ini sepanjang malam.
aku juga tak tahu yang kamu rasakan padaku, semua semu! tidak jelas! entah
kamu sayang atau apa. kamu pergi begitu saja seolah kamu benar-benar tidak
memiliki perasaan apapun padaku. tapi terkadang cemburu diwajahmu menyiratkan
sesuatu yang sampai saat ini aku tidak pernah pahami.
hmm.. aku terus menunggumu. menunggu kejelasanmu akan ini. mengertilah.
akulah satu satunya orang yang menunggumu hingga waktuku tidak memungkinkan
untuk menunggumu...
Kamis, 21 November 2013
Apa Kabar Kamu?
Apa
kabar kamu? Ya kamu yang disana. Yang masih suka bermain main dengan perasaan
seseorang. Sudah berapa hati yang kamu sakiti? Semoga hanya satu, dan itu aku.
Ya semoga.
Aku
merindukanmu. Apa kau tidak merindukanku? Pasti tidak, sudah berapa lama kita
tidak bertemu? Sudah berapa hari, bulan, tahun aku merasakan hidup tanpamu?
Kamu
udah bisa ya hidup tanpa aku? Kok aku belum ya? Tapi aku masih terus berusaha
kok J
Tanpamu
mungkin tidak sesulit ayng aku bayangkan. Mungkin.
Hmm,
sebelum ini aku sudah berjanji untuk tidak membicarakanmu lagi, tapi ternyata
aku masih belum sanggup untuk tidak membicarakanmu. Maaf. Aku belum sanggup.
Aku terlalu sibuk memikirkanmu tanpa memikirkan diriku sendiri.
Hey,
tapi akhir-akhir ini aku sudah banyak memiliki teman dekat. Kamu mungkin
mengenalnya. Dia baik, tampan, tak jauh sepertimu. He is like you. Namanya
denny. Dia anak kuliahan. Perlahan aku bisa merasakan sayang padanya, tapi aku
tidak tahu apakah dia merasakan hal yang sama denganku. Aku hanya takut dia
memberiku harapan palsu. Walau sebenarnya dia juga tahu kalau aku masih belum
bisa melupakanmu.
Entahlah,
aku tak pernah mau serius lagi setelah apa yang aku lalui bersamamu. Ini bukan
karenamu tapi karena apa yang telah menimpaku sungguh tragis bagiku. Karena
pribadi tiap orang itu berbeda beda. Aku masih mencintaimu dilubuk hatiku yang
paling dalam.
Sebenarnya, masih belum saatnya ...
Saat
semua rahasiaku telah kamu ketahui, akankah terbesit sedikit saja di fikiranmu
untuk kembali menengok ke belakang? Ya ke masa itu. Masa lalu yang indah
bagiku. Akankah? Jawablah. Aku hanya bertanya, bukan untuk memastikan harapan
semu itu.
Aku
tidak ingin mengakhiri segala sesuatu yang berkaitan denganmu, tapi kenapa
tidak pernah kau gubris perhatianku saat itu
hingga aku berfikir , aku harus mengakhiri segalanya. Ya segala
tentangmu. Ini yang terakhir ku tulis tentangmu. Tentang kita. Tentang masa indah
kita. Ya yang terakhir.
Sampai
kalanya tiba, bukalah beberapa lembar dari tulisan ini, bacalah, bacalah isi
hatiku untukmu. Saat kau sadari apa yang aku rasakan begitu dalam mungkin aku
telah benar-benar jenuh untuk memikirkanmu. Mungkin juga aku telah berpaling.
Disampingku
telah kutemukan penggantimu.
Namun
dihatiku tak sepenuhnya miliknya, hanya ragaku bukan jiwaku.
Mungkin
butuh waktu lebih bagiku untuk menyiasati ini semua agar aku benar-benar lupa
pada sosokmu. Tapi secuil doa dalam sujudku akan terus mengiringimu, memelukmu
dari jauh, dan doa itu yang akan menjagamu saat aku tak bisa ada di hati dan
fikiranmu.
Sekarang
bantu aku perlahan untuk membencimu. Perlahan saja. Dan doakan apa yang aku
pilih ini adalah yang terbaik bagi kita. Aku dan kamu.
Sesekali
aku akan menyapamu, tapi nanti, nanti ketika kamu akan bingung siapa sosok yang
menyapamu kala itu, dan kamu mencoba mengingatnya.
Aku
akan bercerita tentang hatiku padamu, tentang susah senangku saat aku
bersamanya bukan bersamamu. Dengarkan aku ya? Hanya kamu yang aku percaya untuk
mendengarkan itu nanti. Ya?
Langganan:
Komentar (Atom)